maaf bukan kamu

http://th02.deviantart.net/fs13/200H/f/2006/360/2/6/Broken_heart_by_jujubakiller.jpg

hari ini aku punya janji dengan kamu, sebuah janji yang diawali dengan kamu dan teman kamu mendatangiku. dan kita saling terdiam, keringat dingin mengucur dari dahi turun ke pembuluh darah paling besar, tangan yang gemetaran. inilah rasanya berhadapan dengan orang yang menyukaiku dan orang yang kusukai. pengalamanku dengan cinta yang sebelumnya hanya sebatas saling lirik aja. dan yang saat ini sangat berbeda.

aku tau kamu menyukaiku dari temanmu yang selalu berusaha mencomblangkanku denganmu. Aku selalu tertarik mendengar ceritanya tentang kamu yang tergila-gila denganku. well, bagian terakhir itu kegeeranku saja. Atau cerita tentang kamu yang begitu cantik dan sifat-sifatmu yang lucu sekaligus baik. Bersyukurlah kamu punya teman yang jago promosi sampe aku ngakak guling-guling saking lebaynya dia promosi. dan aku bersyukur kamu menyukaiku.

Dari cerita-cerita temanmu lah, aku bisa yakin untuk mengatakan “iya” saat kamu mengajakku untuk bertemu di tempat yang dijanjikan. inilah pertemuan pertama kita berdua di luar sekolah. Aku pake kaos terbaikku dan celana 3/4 paling keren. Dan tentu saja sepeda BMX pinjaman.

Tampak jauh, kamu sudah di sana, tidak sendiri, ada teman kamu. dan dari dekat kamu tampak lebih cantik dari biasanya, tampak lebih cantik dari apa yang temanmu biasa ceritakan tentang kamu.  Tidak ada kata yang bisa menggambarkanmu selain. Kau cantik hari ini. dan aku suka.

Temanmu meninggalkan kita, membiarkan kita berdua saja. dan kini hanya aku dan kamu. dan juga diam. Aku antara tau dan tidak, apa yang akan kamu katakan. dan aku juga tidak tau harus mulai dari mana apa yang ingin aku katakan. Dan aku harus segera mengatakannya.  di sisi lain aku ingin kamu mengatakan apa yang kamu mau katakan.

Kita berada di suatu tahap, dimana siapa yang akan memulai dulu. Aku masih saja stuck di ‘harus mulai dari mana’ tapi sebagai laki-laki memang aku harusnya segera mengatakannya. Kulihat kamu juga tampak kebingungan. Aku tatap mata kamu. Sepertinya kamu menyerah untuk memulai duluan dan membiarkanku untuk berkata terlebih dahulu.

“eh..”

“ya…” raut wajahmu berseri.

“k-k-kamu…”

“ya…?”

“k-kamu jangan nangis ya…” dammit, aku gak ngerti apa yang ingin aku katakan.

“hah..?” tiba-tiba saja raut wajahmu berubah.

Aku tidak tau arah ucapanku, dan kubiarkan saja kata-kata itu lepas

“kamu jangan nangis ya, aku cuman mau kita temenan aja…”

Wajahmu memerah, sepertinya menyadari tujuan akhir ucapanku.

“maaf, bukan karena aku gak suka kamu, tapi aku lebih dulu suka sama seseorang, dan maaf bukan kamu. dan terima kasih”

dan aku mengalihkan pandanganku ke orang yang aku sukai selama ini. yang membiarkan kita berdua sejak tadi.

yang berkat kamu, aku menjadi lebih dekat dengan dia.

iya. dia teman kamu.

Niah.

============
vachzar. 20130505

gambar dari sini

In

2 responses

  1. Walah mas, kok ya kayaknya kebalik percakapannya . :Yb

    1. haha, it happened once to me :malu:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *